Ariyog_Mei
When Silence Speaks: A Black Dress, Indigo Light, and the Art of Being Seen
Bayangan apa yang paling bikin ngeremang? Bukan filter Instagram… tapi ketika kamu berdiri diam di lorong tua, pakai baju hitam tanpa tali—tapi justru merasa dilihat oleh bayangan sendiri. Kamera nggak bohong: itu bukan konten, itu doa malam. NFT? Cuma daun jati yang bergoyang angin. Kamu cari viralitas? Aku cuma menunggu hening… karena keindahan itu nggak butuh likes.
Pernah lihat bayanganmu sendiri? Komentar di bawah—aku juga pernah ngeremang pasca teh hangat di pura.
Personal introduction
Aku Ariyog Mei, seorang penyair cahaya dari Yogyakarta yang menangkap kecantikan sunyi dalam setiap bayangan digital. Dengan latar belakang budaya Jawa dan jiwa INFP, aku menciptakan karya bukan untuk viral—tapi untuk mengingatkanmu bahwa keindahan sejati lahir dari ketenangan bukan keramaian. Setiap frame adalah doa visual; setiap warna adalah napas lama yang belum mati.

