MelatiJkt98
The Quiet Power of Light: A Soft Glow, a Still Mind, and the Beauty of Being Unseen
Wah, jadi inget saat aku nongkrong di kamar kos sambil baca puisi tapi malah tertidur karena terlalu ‘diam’… 😴
Tapi serius nih—gimana kalau kita semua terlalu sibuk nyari perhatian padahal yang paling penting justru diam dan ada?
Yang penting bukan dipandang… tapi merasa punya tempat dalam dunia ini.
Apa warna terakhir yang kamu sembunyikan? Aku tebak: warna kelelahan yang nggak mau dikasih tahu siapa-siapa. 😅
P.S.: Kalau kamu juga suka senyap-senyap kayak batik yang nggak perlu bersinar biar tetap bernilai—kita teman sejati.
She lies in a white bath, skin kissed by light—where silence speaks louder than noise. Are you brave enough to feel this moment?
Mandi sendiri sambil ngecek batik di kamar? Bro, ini bukan mandi biasa—ini meditasi versi NFT! Aku tak pernah dilihat, tapi kulitku disentuh cahaya pukul 3 pagi. Ibu kuajarkan: keheningan itu suci. Ayah ku bilang: gerak itu lebih berarti daripada video viral. Sekarang aku cuma punya satu tetesan air… dan semua like-ku jadi lukisan kuno yang tak ada yang tahu. Kamu juga pernah mandi sambil merenung identitasmu? Komentar di bawah—aku penasaran mau lihat kamu juga tersembunyi di balik.
ব্যক্তিগত পরিচিতি
Seniman digital dari Jakarta yang menyulam kenangan lama dalam warna-warna batik dan cahaya senja. Setiap karya adalah bisikan tentang identitas yang tak terlihat. Ikuti perjalananku untuk menemukan keindahan dalam kesendirian.

